KLASIFIKASI EMISI




Peraturan dan tata cara penggunaan frequensi diawasi oleh :  CCIR  ( Committe  Consultative  International  des  Radio  Communication ) dan FCC  ( Federal  Communications  Commision )
Klasifikasi emisi / pancaran gelombang radio menurut WARC'79 ( World Administrative  Radio Conference 1979 ) ialah :

  1. 1 . Sinyal pembawa ( lambang pertama )
  • N  : pembawa tanpa modulasi .
  • A. : Pembawa dgn modulasi amplitudo DSBAM  ( double side band amplitude modulation ) .
  • H  :  pembawa dgn modulasi amplitudo SSBTC  ( single side band tranmitted carrier ) .
  • J   :  pembawa dgn modulasi amplitudo SSBSC  ( single side band suppressed carrier ) .
  • C. :  Pembawa dgn modulasi amplitudo  VSB ( vestigial single side band ) .
  • F  :  pembawa dgn modulasi sudut FM ( frequency modulation ) .
  • G :  Pembawa dgn modulasi sudut PM ( phase modulation ) . 
  • P  :  pembawa dgn modulasi pulsa tanpa modulasi .
  • K  : pembawa dgn modulasi amplitudo pulsa , PAM  ( p
  • L  : pembawa dgn modulation lebar pulsa , PWM / PDM ( pulse width modularion / pulse duration modularion ) .
  • M  : pembawa dgn modulasi posisi pulsa , PPM ( pulse position modulation by) .
  1. 2 . Sinyal pemodulasi  ( lambang kedua 0  : tidak ada sinyal pemodulasi .
  2. 1  : kanal tunggal mengandung informasi digit tanpa subpembawa ( sub carrier ) .
  • 2  : kanal tunggal mengandung informasi digit dgn sub pembawa .
  • 3  : kanal tunggal mengandung informasi analog .
  • 7  : dua atau lebih kanal mengandung informasi digit .
  • 8  : dua atau lebih kanal mengandung informasi analog .
1.3 . Jenis informasi yg terpancar ( lambang ketiga  :
  • N  : tiada informasi yg terpancar .
  • A  : telegraf utk penerimaan aural
  • B  : telegraf utk penerimaan oromatik .
  • C  : Facsimile .
  • D  : telemetri / pemancar data , telecommand .
  • E  : telefoni / siaran suara .
  • F  : televisi / video .
1.4 . Bagian / seluk beluk sinyal .( Lambang ke empat  :
  • G  : siaran mono 
  • H  : siaran stereo
  • M : siaran tanpa warna ( monokrom ) .
  • N  : siaran dgn warna .
  • J   : siaran komersial
1.5 .  Keadaan multiplek ( lambang kelima
  • N : tanpa multiplek .
  • F  : multiplek bagian frequensi . 
  • T  : multiplek bagian waktu .
Contoh  : 
NON atau AO  : Pemancar tanpa modulasi / CW ( continuous wave )

10K0  A3EJN   : Pemancar memiliki lebar jalur (BW) 10khz , DSBAM , kanal tunggal analog , telefoni , komersial , tanpa multiplek .

180K  F3EGN  : Pemancar memiliki lebar jalur 180khz , FM kanal tunggal analog , telefoni , mono , tanpa multiplek .

256K  F3EHN  : Pemancar memiliki lebar jalur 256khz , FM , kanal tunggal analog ,telefoni , stereo tanpa multiplek .
7M00  C3FNN : Pemancar memiliki lebar jalur 7 khz , VSBAM , kanal tunggal analog ,televisi , dengan warna ,tanpa multiplek .

Sampai disini dulu , trima kasih 🙏🙏

Pages