Komunikasi adalah proses tukar menukar pikiran antara dua orang atau lebih ada dua macam komunikasi :
- Komunikasi jarak dekat , misalnya A berhadapan dengan B utk berkomunikasi .
- Komunikasi jarak jauh , misalnya mempergunakan genderang , cahaya , surat ( pos ) , bendera ( semaphore ) , telegraf , telepon , atau CB ( Citizen Band ) .
Pengenalan sistim komunikasi jarak jauh direalisasikan dgn adanya telegraf dan teleprinter , pada tahun 1837 Samoel morse menemukan telegraf , yaitu proses pengiriman pesan melalui sinyal listrik .
Pada th 1944 telegraf mulai dipergunakan . Kemudian dikembangkan menjadi teleprinter (mesin tik jarak jauh) keuntungannya :
Komposisi atmosfir dan sifat ionosfir terdiri dari 3 lapisan :
Frequensi critical adalah frequensi tertinggi yg masih dapat dipantulkan oleh lapisan ion ( tidak tergantung sudut ) .
Frequensi guna maksimum ( maximum usable frequency ) . Adalah frequnsi tertinggi yg masih dapat dipergunakan utk komunikasi dgn sudut pancar tertentu .
Jangkah lompatan ( skip distanse ) yaitu jarak terpendek yg ditempuh gelombang elektromagnet kembali ke bumi .
Daerah mati ( Dead zone ) yaitu daerah dimana tdk dapat menangkap pancaran gelombang elektromagnet dari suatu pemancar .
Epek alunan ( Fading effect ) yaitu perubahan kuat sinyal yg direrima akibat daya pantul lapisan ionosfir yg berubah -ubah .
....,........................... ...... ..............................
Masih berlanjut..sambungan nya dipostingan ✍️
berikutnya trima-kasih semoga bermanfaat. Amiiin..🙏🙏🙏
Pada th 1944 telegraf mulai dipergunakan . Kemudian dikembangkan menjadi teleprinter (mesin tik jarak jauh) keuntungannya :
- Lebih cepat
- Mudah dilaksanakan
- Penulisan berbentuk pesan (informasi )
Komposisi atmosfir dan sifat ionosfir terdiri dari 3 lapisan :
- Lapisan troposfir , memiliki ketinggian kurang lebih 11 Km dari permukaan bumi .
- Lapisan statosfir , memiliki ketinggian 11Km - 50Km dari permukaan bumi
- Lapisan ionosfir , terdiri dari :
- Lapisan D , kurang lebih 50Km
- Lapisan E , kurang lebih 100Km (Kenely heavyside)
- Lapisan F 1 , kurang lebih 200Km
- Lapisan. F 2 , kurang lebih 250Km
- Mudah memantulkan frequensi rendah dibawah 30 Mhz
- Dapat memantulkan frequensi sangat tinggi diatas 30 Mhz yg memiliki sudut pancar kecil
- Pada malam hari lapisan D dan E menjadi arom netral sedangkan lapisan F1 dan F2 menyatu . Akibatnya pada malam hari lebih mudah memantulkan gelombang elektromagnetik .
- Lapisan D , berguna utk memanrulkan frequensi dibawah 500 Khz
- Lapisan E , berguna utk memantulkan frequensi menengah 500 Khz s/d 1500Khz .
- Lapisan F ( F1 dan. F2 ) , berguna utk memanrulkan frequensi tinggi : 1.5Mhz. s/d. 30Mhz .
Frequensi critical adalah frequensi tertinggi yg masih dapat dipantulkan oleh lapisan ion ( tidak tergantung sudut ) .
Frequensi guna maksimum ( maximum usable frequency ) . Adalah frequnsi tertinggi yg masih dapat dipergunakan utk komunikasi dgn sudut pancar tertentu .
Jangkah lompatan ( skip distanse ) yaitu jarak terpendek yg ditempuh gelombang elektromagnet kembali ke bumi .
Daerah mati ( Dead zone ) yaitu daerah dimana tdk dapat menangkap pancaran gelombang elektromagnet dari suatu pemancar .
Epek alunan ( Fading effect ) yaitu perubahan kuat sinyal yg direrima akibat daya pantul lapisan ionosfir yg berubah -ubah .
....,........................... ...... ..............................
Masih berlanjut..sambungan nya dipostingan ✍️
berikutnya trima-kasih semoga bermanfaat. Amiiin..🙏🙏🙏
